OpenCode: Asisten AI yang Tinggal di Terminal Kamu
ChatGPT itu kayak chat sama orang pintar. OpenCode itu kayak orang pintar itu duduk di sebelah kamu dan langsung ngedit file kamu. Kenalan yuk.
Kamu udah kenal ChatGPT. Mungkin juga Claude atau Gemini. Kamu ketik pertanyaan, dapat jawaban, copy-paste ke file kamu. Itu udah bagus.
Tapi ada level berikutnya: AI yang nggak cuma jawab — tapi langsung ngerjain di project kamu.
Itu OpenCode.
Apa Bedanya Sama ChatGPT?
Bayangin gini:
| ChatGPT / Claude (di browser) | OpenCode (di terminal) |
|---|---|
| Kayak WhatsApp-an sama konsultan | Kayak konsultan itu duduk di sebelah kamu, buka laptop kamu, dan langsung kerjain |
| Kamu copy pertanyaan, paste jawaban | OpenCode langsung baca file kamu, edit, dan simpan |
| Nggak tahu context project kamu | Paham struktur folder, file, dan code kamu |
| Harus copy-paste bolak-balik | Satu perintah, langsung jadi |
Analoginya: ChatGPT itu kayak tanya resep masakan lewat chat. OpenCode itu kayak chef-nya datang ke dapur kamu, buka kulkas, lihat bahan yang ada, dan langsung masak.
Siapa yang Butuh OpenCode?
Kalau kamu:
- Lagi build project (website, app, landing page) pakai AI
- Capek copy-paste dari ChatGPT ke code editor bolak-balik
- Mau AI yang paham project kamu tanpa harus jelasin dari awal terus
- Mau bisa bilang “fix bug ini” dan langsung ke-fix
…maka OpenCode buat kamu.
Kamu nggak perlu jadi developer untuk pakai OpenCode. Kamu cuma perlu berani buka terminal dan ketik perintah.
Install & Setup
1. Install OpenCode
Buka terminal kamu, ketik:
curl -fsSL https://opencode.ai/install | bash
Kalau udah ke-install, cek:
opencode --version
Muncul versi? Berarti udah siap.
2. Login ke Provider AI
OpenCode butuh “otak” — yaitu model AI dari provider seperti Anthropic (Claude), OpenAI (GPT), atau Google (Gemini). Kamu perlu API key dari salah satu provider.
opencode auth login
Ini akan tanya kamu mau pakai provider mana, lalu minta API key. Ikuti aja langkah-langkahnya.
Belum punya API key? Buat akun di Anthropic, OpenAI, atau Google AI Studio. Biasanya ada free credit untuk mulai.
3. Masuk ke Folder Project Kamu
cd ~/project-kamu
4. Jalankan OpenCode
opencode
Boom. Kamu sekarang punya asisten AI yang duduk di dalam project kamu.
5 Perintah yang Wajib Kamu Tahu
Kamu nggak perlu hafalin semua. Ini 5 yang paling sering dipakai:
1. opencode — Mulai Ngobrol
Ketik opencode di terminal, dan kamu masuk ke mode chat. Kayak ChatGPT, tapi di terminal. Bedanya: AI ini bisa baca dan edit file kamu langsung.
opencode
Lalu tinggal ketik apa yang kamu mau. Contoh:
Buatkan halaman landing page sederhana untuk app keuangan freelancer.
Pakai React + Tailwind CSS. Ada hero section, fitur, dan CTA.
OpenCode bakal baca file-file yang ada di project kamu, terus langsung bikin file baru atau edit yang sudah ada.
2. opencode init — Kenalkan Project Kamu ke AI
Ini kayak bilang ke AI: “Hei, kenalan dulu sama project gue.”
opencode init
OpenCode bakal analisa folder kamu dan bikin file AGENTS.md — semacam “profil” project kamu yang bikin AI lebih paham konteks. Jalankan ini sekali di awal setiap project baru.
3. opencode run "..." — Suruh AI Kerjain, Langsung Selesai
Nggak mau buka mode chat? Kasih perintah langsung:
opencode run "Tambahkan tombol dark mode di navbar"
opencode run "Perbaiki error di file src/App.jsx"
opencode run "Buatkan komponen card untuk menampilkan daftar produk"
AI kerjain, selesai, balik ke terminal. Simpel.
4. opencode web — Mau Pakai Lewat Browser? Bisa
Nggak nyaman di terminal? OpenCode punya tampilan web juga:
opencode web
Browser otomatis kebuka. Kamu bisa chat sama AI lewat interface yang lebih familiar — tapi tetap terhubung ke project kamu.
5. opencode --continue — Lanjutin Percakapan Kemarin
Kemarin udah ngobrol panjang lebar soal fitur tertentu, terus mau lanjutin? Nggak perlu mulai dari awal:
opencode --continue
AI langsung ingat konteks percakapan terakhir kamu.
Perintah di Dalam Chat (Slash Commands)
Saat kamu sudah di dalam OpenCode (mode chat), ada beberapa perintah yang berguna. Ketik langsung di chat:
| Perintah | Fungsi | Kapan Pakai |
|---|---|---|
/help | Lihat semua perintah yang tersedia | Lupa mau ketik apa |
/undo | Batalkan perubahan terakhir dari AI | AI edit sesuatu yang nggak kamu mau |
/redo | Kembalikan yang tadi dibatalin | Ternyata undo-nya kejauhan |
/models | Ganti model AI | Mau coba model yang lebih cepat/pintar |
/editor | Buka text editor buat nulis prompt panjang | Prompt kamu butuh banyak detail |
/share | Bikin link percakapan yang bisa di-share | Mau tunjukin ke temen atau mentor |
/export | Simpan percakapan jadi file Markdown | Mau dokumentasi percakapan |
Yang paling penting: /undo. Kalau AI bikin sesuatu yang salah, satu ketik /undo dan semua balik ke semula. Nggak perlu panik.
Contoh Prompt Siap Pakai
Ini bagian yang paling kamu butuhin. Copy-paste aja, ganti bagian dalam [kurung] sesuai project kamu.
Bikin Halaman Baru
Buatkan halaman [about/pricing/contact] untuk project ini.
Isi halaman:
- [deskripsi section 1]
- [deskripsi section 2]
- [deskripsi section 3]
Style-nya ikutin halaman yang sudah ada di project ini.
Bahasa Indonesia, casual, pakai "kamu".
Fix Bug
Ada error di halaman [nama halaman]:
[copy-paste error message lengkap di sini]
Tolong cari penyebabnya dan perbaiki.
Jelaskan singkat apa yang salah dan apa yang kamu ubah.
Tambah Fitur
Tambahkan fitur [nama fitur] di halaman [nama halaman].
Cara kerjanya:
1. [langkah 1]
2. [langkah 2]
3. [langkah 3]
Pastikan responsive dan sesuai dengan design yang sudah ada.
Refactor / Rapiin Code
Rapiin file [nama file]. Yang perlu diperbaiki:
- [masalah 1, misal: ada code yang duplikat]
- [masalah 2, misal: nama variabel nggak jelas]
Jangan ubah fungsionalitas — cuma rapiin struktur-nya.
Tanya Soal Project
Jelaskan struktur project ini ke saya.
Apa aja file-file penting dan fungsinya masing-masing?
Jelaskan pakai bahasa sederhana, saya bukan developer.
Bikin Komponen Baru
Buatkan komponen [nama komponen, misal: ProductCard] yang menampilkan:
- [info 1, misal: gambar produk]
- [info 2, misal: nama dan harga]
- [info 3, misal: tombol beli]
Pakai style yang konsisten dengan komponen lain di project ini.
Setup Sekali, Pakai Terus: Custom Commands
Ini fitur yang bakal hemat waktu kamu banget. Kamu bisa bikin “perintah cepat” yang bisa dipanggil kapan aja.
Caranya: bikin file .opencode/commands/[nama].md di project kamu.
Contoh: perintah /cek untuk review code
Bikin file .opencode/commands/cek.md:
Review semua perubahan terbaru di project ini.
Cek:
1. Ada error atau bug nggak?
2. Code-nya rapi dan konsisten?
3. Ada yang bisa di-improve?
Kasih laporan singkat dalam Bahasa Indonesia.
Sekarang setiap kali kamu ketik /cek di dalam OpenCode, dia langsung jalanin review itu. Nggak perlu ketik ulang.
Ide custom command lain:
/deploy— panduan step-by-step deploy project/copy— generate copy marketing berdasarkan project/test— jalankan test dan rangkum hasilnya
Tips Biar Makin Efektif
1. Selalu Init Dulu
Sebelum mulai kerja, jalankan opencode init di folder project. Ini bikin AI jauh lebih paham konteks kamu.
2. Spesifik Itu Segalanya
Sama kayak framework CTFC yang udah kamu pelajari — semakin spesifik prompt kamu, semakin bagus hasilnya.
| Kurang Spesifik | Spesifik |
|---|---|
| ”Bikin halaman bagus" | "Bikin halaman pricing dengan 3 tier: Free, Pro 99rb/bulan, Business 299rb/bulan. Format tabel perbandingan fitur. Style ikutin halaman lain yang sudah ada." |
| "Fix bug" | "Halaman /dashboard error TypeError di console. Muncul pas klik tombol filter. Tolong cek dan fix.” |
3. Pakai /undo Tanpa Ragu
AI salah? Biasa. Ketik /undo, coba lagi dengan prompt yang lebih spesifik. Nggak ada yang rusak.
4. Lanjutin Percakapan, Jangan Mulai Baru
Kalau kamu lagi kerja di satu fitur, pakai opencode --continue supaya AI ingat semua konteks sebelumnya. Mulai percakapan baru = AI lupa semuanya.
5. Minta AI Jelaskan
Kalau AI bikin perubahan yang kamu nggak paham, tanya:
Jelaskan apa yang barusan kamu ubah.
Pakai bahasa sederhana, saya bukan developer.
Ini penting supaya kamu tetap paham project kamu sendiri, bukan cuma asal terima hasil AI.
Kapan Pakai OpenCode vs ChatGPT?
Keduanya berguna. Tapi konteksnya beda:
| Situasi | Pakai Apa |
|---|---|
| Brainstorming ide, riset, tanya konsep | ChatGPT / Claude di browser |
| Nulis copy, email, content | ChatGPT / Claude di browser |
| Edit file di project, fix bug, bikin fitur | OpenCode |
| Mau AI yang paham struktur project kamu | OpenCode |
| Quick question yang nggak related ke code | ChatGPT / Claude di browser |
| Mau AI langsung bikin dan simpan file | OpenCode |
Aturan simpelnya: kalau output-nya masuk ke project kamu → OpenCode. Kalau output-nya buat kamu baca/pikir → ChatGPT/Claude di browser.
Cheat Sheet: Satu Halaman Ringkasan
Simpan atau screenshot ini buat referensi cepat:
# MULAI
opencode → buka chat AI di project kamu
opencode init → kenalkan project ke AI (sekali di awal)
opencode --continue → lanjutin percakapan terakhir
# KERJAIN CEPAT
opencode run "..." → suruh AI kerjain tanpa buka chat
opencode web → buka versi browser (lebih familiar)
# DI DALAM CHAT
/help → lihat semua perintah
/undo → batalkan perubahan AI
/redo → kembalikan yang dibatalin
/models → ganti model AI
/editor → nulis prompt panjang di text editor
/share → share percakapan
# LOGIN & MODEL
opencode auth login → setup API key
opencode models → lihat semua model tersedia
TL;DR
- OpenCode = AI yang duduk di dalam project kamu. Bisa baca file, edit code, dan bikin fitur — langsung.
- 5 perintah utama:
opencode,opencode init,opencode run "...",opencode web,opencode --continue. /undoadalah teman terbaik kamu. AI salah? Undo, coba lagi. Nggak ada yang rusak.- Semakin spesifik prompt kamu, semakin bagus hasilnya. Pakai framework CTFC yang udah kamu pelajari.
- OpenCode untuk kerjain di project, ChatGPT untuk mikir dan riset. Keduanya saling melengkapi.